Pitana: Target Wisman Naik, Cross Border Events Diperbanyak

DEPUTI Pemasaran Mancanegara Kemenpar I Gde Pitana mengatakan kendati Menteri Pariwisata Arief Yahya mengaku gembira, upaya mengejar target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) tahun ini yang dipatok di angka 15 juta menunjukkan tren positif, namun event-event harus diperbanyak lagi.

“Data Badan Pusat Statistik (BPS) itu memang membawa kabar gembira bagi pariwisata Tanah Air. Kunjungan wisman ke Indonesia pada Maret 2017 mencapai 1.021.538 orang atau meningkat 5,47% dibanding Maret 2016 yang menyentuh angka 968.567 orang. Sedangkan untuk periode Januari-Maret 2017, jumlah kumulatif wisman yang masuk ke Indonesia sudah mencapai 3.012.051 orang. Angka itu tumbuh 9,19% dibanding periode yang sama tahun lalu yang menyentuh 2.758. 679 wisman,” ujarnya Pitana.

Dikatakan, ini awal yang baik dalam upaya mencapai target 15 juta wisman tahun ini. Merujuk data BPS dan Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan Kementerian Pariwisata (Kemenpar), pertumbuhan angka tertinggi dalam hal jumlah wisman berdasar asal negara adalah Rusia. Pertumbuhannya mencapai 55,52% dibanding periode yang sama tahun lalu. Selanjutnya ada Tiongkok (41,76%), Oman (24,09 persen), India (15,06%) dan Taiwan (10,56%).

“Jumlah wisman Rusia juga mengalami pertumbuhan tertinggi untuk akumulasi periode Januari-Maret 2017, yakni mencapai 76,94%. Selanjutnya ada Tiongkok (43,87%), Bahrain (18,31%) dan India (17,55%). Tapi dari sisi jumlah wisman, Tiongkok menempati urutan pertama. Selama Januari-Maret 2017, ada 525.035 wisman asal Tiongkok yang berkunjung ke Indonesia,” katanya.

Ditambahkannya, peningkatannya mencapai 43,87% dibanding periode sama tahun lalu. Selanjutnya ada wisman asal Singapura dengan jumlah mencapai 336.190 orang. Namun, jumla itu justru turun 4,40%. Sedangkan di urutan ketiga ada wisman asal Malaysia dengan jumlah 288.268 orang. Angka ini juga tumbuh negatif atau turun 1,17%.

“Sedangkan total wisman dari Australia menempati posisi keempat dengan jumlah 279.525 orang atau tumbuh 7,68%. Di posisi kelima ada Jepang dengan 122.489 wisman atau turun 5,86%. Peningkatan jumlah wisman Rusia pun menjadi menarik dicermati. Dalam tiga pulan pertama tahun ini saja angkanya mencapai 36.347 wisman. Sebagian besar wisman Rusia atau sebanyak 32.577 wisman memilih Bali sebagai liburan favorit mereka,” ungkap I Gde Pitana.

Pitana kembali menjelaskan, kini Kemenpar menggencarkan berbagai events di wilayah perbatasan. Tujuannya adalah menyedot wisatawan pelintas batas atau cross border travellers. Menurut saya, ajang pertunjukan musik bisa menjadi jurus jitu menyedot wisatawan cross border. Sebagai contohnya adalah Wonderful Indonesia Festival (WIF) yang berlangsung belum lama ini di Sumatera Convention Center, Batam.

“Events WIF di Batam mampu menarik minat wisman Singapura dan Malaysia untuk berkunjung ke Batam. Wisman perbatasan relatif dapat diperoleh dengan mudah dan cepat dengan menggelar event pertunjukan kesenian seperti konser music.” tambahnya. [photo special]