Luhut: Saya Minta Hilangkan Biaya Pembatalan Tiket Pesawat

MENTERI Koordinator Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan meminta menghilangkan biaya pembatalan tiket maskapai sebesar 10% karena kejadian meletusnya Gunung Agung adalah keadaan kabar atau force majeur.

"Jangan ada yang mempersulit penumpang, kalaupun ada di Peraturan Menteri, bisa diubah karena ini force majeur, bukan keinginan mereka. Saya tekankan dalam keadaan seperti itu, penumpang seharusnya tidak dipersulit, justru dipermudah karena kondisinya sangat berbeda,” ujarnya.

Dikatakan, untuk itu, saya meminta Kemenhub untuk mengubah PM Nomor 185 Tahun 2015 Tentang Standar Pelayanan Penumpang Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

“Barusan saya mendengar dari Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Sugihardjo mengatakan akan segera menyelesaikan perubahan PM tersebut setiba Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Tanah Air usai sidang Organisasi Maritim Internasional di London, Inggris. Sekarang sudah tahapan imbauan, jadi maskapai sudah sepakat tidak memberlakukan biaya administrasi tersebut dan ketika Menhub datang, sudah siap tanda tangan I PM tersebut," katanya.

Ditambahkannya, saya menilai di saat seperti ini, pemerintah wajib memberikan pelayanan terbaik, termasuk menghilangkan beban biaya tersebut. Hilangnya kepercayaan lebih mahal lagi. [antaranews/photo special]