Sleman Optimistis Tembus 7 Juta Kunjungan Wisatawan Akhir 2017

DINAS Pariwisata Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, optimistis bahwa kunjungan wisatawan di sejumlah objek wisata di kabupaten tersebut bisa mencapai angka 7.000.000 kunjungan selama 2017.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman Sudarningsih di Sleman mengatakan diyakini bahwa kunjungan wisatawan di Kabupaten Sleman sampai dengan 31 Desember 2017, berada di antara kisaran 7.000.000 hingga 7.250.000 kunjungan wisatawan. Pencapaian angka tersebut tidak terlepas dari beberapa kegiatan yang masih akan berlangsung di Kabupaten Sleman pada November dan Desember 2017.

“Salah satu kegiatan kepariwisataan yang termasuk dalam 100 agenda internasional yang didukung oleh Kementerian Pariwisata adalah The 9th Jogja International Heritage Walk pada 18 November 2017 di Kompleks Candi Prambanan Kabupaten Sleman dan 19 November 2017 di Imogiri Kabupaten Bantul. Selain itu, pada 18 November 2017 juga terdapat acara Ngayogjazz yang diselenggarakan di Selomartani, Kalasan,” ujarnya.

Dikatakan, sampai dengan 31 Oktober 2017, jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Sleman mencapai 6.390.962 dengan perincian 6.068.780 kunjungan wisatawan nusantara (setara dengan 95,41%) dan 292.180 kunjungan wisatawan mancanegara (setara dengan 4,59%).

“Objek wisata Candi Prambanan masih menjadi destinasi favorit kunjungan wisatawan dengan jumlah kunjungan 2.702.087 kunjungan (42,48%) diikuti objek wisata alam 1.548.522 kunjungan (24,34%), dan objek wisata museum 880.517 kunjungan (13,84%). Sisanya yang 19,33% kunjungan wisatawan tersebar di desa wisata dan acara-acara lainnya di Kabupaten Sleman,” katanya.

Ditambahkannya, bila dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisatawan pada September 2017, terjadi peningkatan kunjungan 108,54% dari 5.860.689 kunjungan. Bila dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisatawan pada periode yang sama pada 2016, terdapat peningkatan kunjungan 137,54% dari 4.624.904 kunjungan. [antaranews/photo special]