Semester I, Penumpang Internasional Meningkat 15%

SEPANJANG semester I-2017, PT Angkasa Pura (AP) II mencatatkan pergerakan penumpang internasional di 13 bandara yang dikelola perusahaan sebanyak 8,97 juta orang. Ini meningkat sekitar 15% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yaitu 7,78 juta orang.

Menurut President Director AP II Muhammad Awaluddin mengatakan pergerakan penumpang internasional terbanyak tercatat di Bandara Soekarno-Hatta yakni sebanyak 7,18 juta orang pada Semester I-2017 atau naik dibandingkan Semester I-2016 sebanyak 6,31 juta orang.

“Sejalan dengan hal tersebut, lalu lintas pergerakan pesawat internasional di Bandara Soekarno-Hatta juga meningkat sekitar 5% atau dari 42.899 pergerakan pada Semester I-2016 menjadi 44.908 pergerakan pada Semester I-2017,” ujarnya.

Dikatakan, ke depannya, lalu lintas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta termasuk rute internasional akan semakin meningkat yang berujung pada pertumbuhan jumlah penumpang luar negeri seiring dengan dibangunnya runway ketiga. Mulai bulan ini, maskapai rute penerbangan internasional akan pindah ke terminal 3 di bandara Soekarno Hatta.

“Selanjutnya, AP II terus berkomitmen turut mengembangkan pariwisata Indonesia yang diwujudkan di antaranya melalui kerjasama dengan Kementerian Pariwisata yakni layanan Tourist Information Center di Terminal 3 guna mempromosikan pariwisata Indonesia dan membantu wisatawan mancanegara dapat dengan mudah berkunjung ke lokasi-lokasi pariwisata di Indonesia,” katanya.

Ditambahkannya, selain itu, kerjasama yang ada juga memungkinkan AP II menggunakan logo Wonderful Indonesia di bandara-bandara yang dikelola perusahaan dan juga mempromosikan lokasi wisata di kota-kota di mana terdapat bandara AP II.

“Dalam waktu dekat juga akan dibangun dua hotel di Terminal 3 serta satu hotel di kawasan Bandara Soekarno-Hatta guna memudahkan wisatawan menjangkau bandara. AP II mendukung target kunjungan wisman yang ditetapkan pemerintah, di mana pada tahun ini diperkirakan sebanyak 4 juta wisatawan mancanegara akan melalui bandara-bandar yang dikelola AP II. Angka ini meningkat sekitar 600.000 wisman dibandingkan dengan pada tahun 2016,” jelas Awal. [antaranews/photo traveltext]