Ada NYIA, Kulon Progo Bakal Dikenal Beberapa Tahun ke Depan

KABUPATEN Kulon progo bakal semakin dikenal dalam beberapa tahun ke depan, apalagi akan dibangunnya New Yogyakarta International Airport (NYIA) pada tahun 2019. Tentu para wisatawan baik Nusantara maupun mancanegara akan berdatangan ke kabupaten yang dibelah oleh Sungai Progo ini.

Bila dilihat saat ini sudah banyak destinasi wisata yang tengah berkembang di Kabupaten Kulon Progo. Mulai dari Desa Wisata Nglinggo, Ayunan Langit, Hutan Manggrove, Waduk Sermo, Kali Biru, Pantai Glagah dan masih banyak lagi foto-foto yang  beredar di media sosial.

Menurut Wakil Bupati Kulon Progo H. Sutedjo pada acara dialog dengan forum wartawan nasional di kantor bupati belum lama ini dalam acara press tour Kementerian Pariwisata mengatakan memang pariwisata memberikan dampak positif bagi kehidupan perekonomian masyarakat.

“Sektor pariwisata di Kulon Progo harus menjadikan masyarakat sebagai subyek bukan sebagai obyek. Selain itu perlu juga dijaga untuk memperhatikan nllai-nilai tradisi dan dampak sosial bagi masyarakat. Kulon Progo dikenal dengan semangat berdikari yang dicanangkan pemerintah daerah setempat dengan moto Bela Kulon Progo, Beli Kulon Progo,” ujarnya.

Dikatakan, hal tersebut dimaksudkan agar masyarakat membeli produk-produk daerah sendiri sehingga tidak bergantung dengan komoditas dari daerah lain. Makan dari beras sendiri, baju batik beli yang buatan dan bermotif khas daerah Kulon Progo sendiri.

“Walaupun Bandara NYIA masih dalam tahap pembangunan, namun belum ada persiapan yang berarti untuk menerima dampak dari beroperasinya Bandar udara internasional pada tahun 2019 nanti. Belum ada pembangunan hotel-hotel berbintang maupun fasilitas lainnya. Namun, salah satu program besar dari dampak NYAI adalah Bedah Menoreh. Dengan 35% wilayah di Kulon Progo Pegunungan, Kulon Progo mempunyai wilayah yang dekat dengan Candi Borobudur,” katanya.

Ditambahkannya, untuk itu digagaslah mega proyek Bedah Menoreh, yang akan membedah Pegunungan Menoreh yang berada di sisi Utara Kabupaten Kulon Progo dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Magelang. Dimaksud dengan membedah berarti membelah pegunungan untuk menjadi jalan provinsi sepanjang 65 kilometer yang akan memberikan akses langsung menuju kawasan Candi Borobudur dari Bandara NYAI. [tourismvaganza/photo special]