Traya Event Bakal Gelar Pameran Hospitality 2018

ADALAH PT Traya Eksibisi Internasional (Traya Events) yang akan menggelar pameran Hospitality 2018 pada 24-27 Oktober 2018 nanti di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat.  Acara ini dapat menjadi wadah pertemuan para produsen, praktisi, dan konsumen dari industri-industri terkait seperti furnitur, kerajinan tangan, desain interior, dan perlengkapan perhotelan.

Menurut Bambang Setiawan, Presiden Direktur, PT Traya Eksibisi Internasional dalam siaran persnya menyatakan pameran Hospitality yang menaungi tiga pameran Furniture & Craft Indonesia, Mozaik Indonesia & Hotel Sourcing Indonesia akan membuka banyak peluang bisnis bagi industri-industri yang terkait di dalamnya.

“Saya menilai adanya pameran dalam bidang hospitality akan merangsang pertumbuhan industri furnitur, kerajinan, desain interior, dan hotel di Indonesia. Nilai produk ekspor yang berasal dari industri furnitur dan kerajinan Indonesia turun yang disebabkan oleh, biaya logistik yang tinggi, kenaikan upah buruh regional (UMR) serta tingkat produktivitas yang menurun,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua Umum Asosiasi Mebel Indonesia (ASMINDO), Mugiyanto, yang berharap industri mebel di tanah air bisa menggeliat kembali setelah sempat menurun di tahun 2017.

“Saya berharap industri mebel bisa tumbuh dari sektor hospitality. Sebab akan merangsang pertumbuhan industri furnitur, kerajinan, desain interior, dan hotel di Indonesia. Nilai ekspor mebel nasional hanya US$1,3 miliar pada tahun lalu yang jumlahnya lebih rendah dibandingkan dengan pencapaian tahun 2016 dan 2015, yang masing-masing sebesar US$1,6 miliar dan US$1,93 miliar,” kata Mugiyanto.

Sementara itu, Lea Aziz, Ketua Umum Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) menyebut peran desainer interior dan arsitek di dunia hospitality sangat penting. Desain interior sebuah hotel harus sedapat mungkin mengesankan para tamu yang datang dengan desain di seluruh aspek hotel.

Menurut data Colliers International, pertumbuhan kebutuhan wisata domestik antara tahun 2016-2026 sebesar 4,8% per tahun, sedangkan kedatangan turis mancanegara ke Indonesia sepanjang tahun 2016-2026 mengalami pertumbuhan sebesar 6,6% per tahun.

Hal ini memberikan ruang bagi industri hospitality terus tumbuh dan berkembang. Sebanyak 29.657 ruang kamar dari 144 hotel yang ada di Indonesia dibangun hingga 2019 agar dapat memberikan kenyamanan bagi para pelancong.  [sources/photo special]