MICE Event, Yogyakarta Panen Dua Acara MICE Internasional

DUA event MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition) dihadiri 3.539 tamu internasional, hotel pun panen dan Jogjakarta yang menjadi tuan rumah pun langsung senang.

Menurut Ketua DPD PHRI DIY, KRHT Istidjab M Danunagoro mengatakan event MICE internasional di Yogyakarta membawa banyak berkah. Tingkat hunian hotel menembus 99%, semua hotel bintang dan non bintang di Kota Yogyakarta nyaris penuh dan tak bisa lagi menerima tamu.

“Penuhnya hunian kamar hotel tadi memang tak bisa diekakkan. Maklum, Agustus adalah masa musim liburan bagi wisatawan dari negara-negara Uni Eropa. Itu belum termasuk meningkatnya penyelenggaraan pertemuan, pameran dan konferensi di Yogyakarta,” ujarnya.

Dikatakan, dua event MICE internasional digelar di Yogyakarta. Yang pertama, ada 11th International Congress of Tropical Pediatrics. Event ini digelar di Hotel Alana dan diikuti 539 delegasi yang setengahnya datang dari luar negeri. Di antaranya, Australia, China, Swiss, Thailand, Pakistan, Belanda, Malaysia, Jerman, Kenya dan Turki.

“Satunya lagi Asian Youth Day yang digelar 2-6 Agustus di Gedung Jogja Expo Center. Jumlah kontingennya sekitar 3 ribu orang dari 22 negara. Dan dua-duanya, ikut di-support Kementerian Pariwisata. Agustus ini Yogyakarta benar-benar heboh. Ini sudah on the track. Yogyakarta memang tak ingin kalah dari Bali. Kebetulan, modalnya sudah sangat kuat. Fasilitas penunjang MICE nya sudah baik. Cerminannya bisa dilihat dari suksesnya Asian Youth Day yang diikuti 3000 peserta dan kongres Pediatrics yang diikuti 539 peserta,” katanya.

Ditambahkannya, bagaimana dengan heritage-nya? Jangan khawatir kita punya Prambanan, candi Hindu terbesar di dunia. Satunya lagi Botobudur, candi Budha terbesar di dunia. Dua-duanya pernah dikunjungi figur-figur dunia. Salah satunya, mantan orang terkuat dunia, Barack Obama. Bahkan kuliner, culture dan keramahtamahan penduduknya pun tak kalah dari Bali.

Sementara Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti mengatakan itu pertanda event ini sukses besar. Commercial dan social value juga sukses. Industri hotel panen raya. Bahkan lonjakan wisatawan mancanegara dan wisnus itu dinilai punya direct value, repeater value dan media value yang tinggi. Jangan lupa, dua event MICE di Yogyakarta tadi juga diliput media nasional dan internasional. [photo special]