ICE BSD Bakal Membidik 120 Pameran di Tahun 2018

ADALAH PT Indonesia International Expo (IIE) optimistis bisnis pameran masih bisa tumbuh tahun depan dan bisa menyokong perekonomian nasional. Bahkan, perusahaan di bidang pameran ini yakin pendapatan pada 2018 nanti bisa terdongkrak 20% dari tahun 2017.

Menurut Ryan Adrian, Presiden Direktur PT Indonesia Internasional Expo (IIE) mengatakan tingkat pertumbuhan pameran di ICE tahun 2017, lumayan bagus walaupun tekanan yang cukup tinggi di industri pameran pada umumnya di Indonesia.

“Adapun jenis pameran yang bakal tren adalah yang mengarah ke pameran khusus atau spesialiti. Misalnya saja pameran yang fokus ke transaksi business to business (BtoB) atau yang fokus menjual produk saja. Seperti pameran furniture, mobil, kosmetik, dan lainnya,” ujarnya.

Dikatakan, sejauh ini, ICE BSD, yang dikelola oleh Indonesia International Expo sudah diisi sebanyak 100 pameran dari berbagai bidang. Seperti Trade Expo Indonesia, GIASS, Indobuiltech, Pekan Raya indonesia, Big Bad Wolf, IESE, Pet expo, dan Jajanan bango.

“Sementara itu ICE juga bekerjasama dengan penyelenggara pameran yaitu dengan Bridestory, Pasat kejut, Pekan raya indonesia dan National Start Up Summit,” katanya.

Ditambahkannya, untuk itu, kami menargetkan bisa menggelar sebanyak 120 pameran lagi. Ini artinya naik 20% dari tahun 2017.

“Sejauh ini, total pameran dan acara yang terselenggara di ICE mencapai 500 acara. Convention mengalami kenaikan yang cukup signifikan sehinga memberi kontribusi yang cukup besar terhadap revenue di tahun 2017 dan akan diproyeksikan bertambah sekitar 20% di tahun 2018," kata Ryan. [kontan.co.id/photo special]