Bisnis Organizer Masih Mendominasi Pendapatan Dyandra

ADALAH bisnis penyelenggaraan acara masih menopang pendapatan PT Dyandra Media International Tbk. Beberapa acara besar masih bakal digelar oleh perseroan yang dikenal sebagai organizer tersebut.

Menurut Daswar Marpaung, Direktur DMI Tbk mengatakan setelah melaksanakan pameran furnitur internasional di bulan ini, dalam beberapa bulan ke depan perseroan masih mengadakan sekitar lima event besar lainnya. Yang terbesar seperti pameran mobil IIMS yang bakal diselenggarakan rangkaian juga di daerah.

“Pameran mobil tersebut bakal mulai dilangsungkan pada April 2018. Sementara itu event seperti Garuda Travel Fair, Pameran Wedding, Muslim Festival dan Pameran Oil & Gas juga akan dilangsungkan DMI di tahun ini. Selain pameran besar tadi, kami juga punya banyal event special lainnya," ujar Daswar.

Dikatakan, yang jelas, kontribusi bisnis organizer masih mendominasi pendapatan perseroan sekitar 60%. Lalu nomor dua ada convention dan diikuti bisnis lainnya. Untuk satu event besar saja, setidaknya perseroan mampu meraup pendapatan lebih dari Rp20 miliar. Besar bisa dilihat dari segi venue nya dan kompleksitas acara tersebut.

“Soal perolehan pendapatan di tahun 2017, saya belum ingin bercerita banyak. Tahun kemarin (pendapatannya) kurang lebih sama dengan 2016, namun dari segi laba bersih ada pertumbuhan. Kenaikan di laba bersih ditengarai oleh banyaknya event dan keperluan organizing yang menguntungkan. Selain, efisiensi diterapkan di sisi operational expenditure (opex),” katanya.

Ditambahkannya, memang ada beberapa divisi yang belum berkembang, seperti hotel. Jadi kami akan bikin program-program yang mampu meningkatkannya. Untuk itu tahun ini, PT. DMI Tbk mengaku tidak banyak mengganggarkan capital expenditure, selain hanya kurang dari Rp10 miliar untuk keperluan operasional dan pemeliharaan gedung. [kontan.co.id/photo special]