Plateno Group Bangun Lebih 1.300 Hotel di Kawasan Belt and Road

PLATENO Group bangun lebih dari 1.300 hotel di kawasan Belt and Road. Program Belt and Road secara efektif telah merangsang peningkatan industri pariwisata Tiongkok, baik di dalam dan luar negeri, mengusung berbagai peluang proyek pengembangan terbaru bagi industri perhotelan.

Menurut statistik, Plateno Group telah membangun lebih dari 1.300 hotel di kawasan Belt and Road, dengan tingkat okupansi yang tinggi dan momentum yang baik. Plateno Group memiliki lebih dari 1.000 hotel yang telah beroperasi atau tengah dibangun di kawasan Belt and Road.

Seperti yang diketahui secara luas, Program Belt and Road merupakan istilah yang merujuk pada Silk Road Economic Belt and 21st Century Maritime Silk Road Initiative, meliputi 18 provinsi, kawasan otonomi dan berbagai daerah yang langsung dikendalikan pemerintah pusat di Tiongkok juga telah menyelesaikan beragam perjanjian bebas-visa dengan 46 negara dan kawasan yang menjadi objek Program Belt and Road.

Instansi Pariwisata Nasional Tiongkok telah menghitung, ada 25 juta orang yang ambil bagian dalam pertukaran kepariwisataan antara Tiongkok dan negara-negara "Jalur Sutra", dan ada target untuk mendatangkan 85 juta wisatawan dari negara-negara Jalur Sutra ke Tiongkok selama periode 13th Five-Year Plan dan dana sebesar US$110 miliar diperkirakan akan menjadi nilai konsumsi sektor pariwisata, dengan berbagai peluang proyek pengembangan terbaru bagi kalangan industri perhotelan.

Saat ini, berbagai merek dalam naungan Plateno Group telah memulai kegiatan opreasional di kawasan Belt and Road, khususnya Portofino Hotels & Resorts, Xana Hotelle, James Joyce Coffetel, ZMAX Hotels, Lavande Hotels, Chonpines Hotel, Hampton by Hilton, 7 Days Inn, 7 Days Premium Hotel, IU Hotel dan PAI Hotels, terpusat atau tersebar di negara-negara Belt and Road seperti Tiongkok, Indonesia, Thailand, Filipina, Malaysia, Kamboja dan Sri Lanka, dengan jumlah hotel melampaui 1.300.

Hotel-hotel tersebut tak hanya mendorong pengembangan sektor pariwisata dan perhotelan secara lebih lanjut, melainkan juga menghadirkan peningkatan pengalaman bagi para wisatawan yang bepergian di sekitar kawasan Belt and Road. Melalui berbagai koneksi hotel-hotel yang terafiliasi dengan Plateno, lewat layanan khusus dari beragam merek, peranti lunak dan fasilitas fisik, berbagai hotel tersebut menghadirkan pengalaman berwisata yang bermutu tinggi kepada para pelanggan.

Selain menghadirkan pengalaman yang lebih baik dari konsumen, Plateno Group juga secara aktif memperluas pasar domestik dan luar negeri. Sejak 2014, Plateno Group telah mendirikan kantor di Jakarta, Indonesia, selanjutnya kantor di Nairobi, Kenya, guna mendukung ekspansi usaha di wilayah sekitar Asia Tenggara hingga Afrika. Mereka juga mendirikan kantor di Berlin, Jerman untuk mendukung pengembangan bisnis di Eropa Tengah dan Timur.

Di Asia Tenggara, Plateno meneken lebih dari 15 proyek hotel di Indonesia, Thailand dan Kamboja pada awal 2017. Di Eropa, Plateno meneken berbagai proyek pembangunan hotel di Jerman, Austria dan Italia, serta meningkatkan negosiasi untuk membangun sejumlah hotel baru di Belarusia, Polandia, Republik Ceko dan Hungaria. Saat ini, ada lebih dari 400 hotel yang terafiliasi dengan Plateno Group yang sedang dibangun di kawasan Belt and Road. [traveltextonline.com/photo special]