Pemkot Solo Berencana Membuat Museum Wayang Orang

PEMERINTAH Kota Solo, Jawa Tengah, berencana membuat museum wayang orang menyusul pembukaan Museum Keris Nusantara yang diresmikan Presiden Joko Widodo.

Menurut Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo di Solo mengatakan setelah museum keris ada keinginan untuk membuat museum wayang orang, gedung wayang orang sekarang ini kan sudah berumur 108 tahun. Meski demikian, gedung wayang orang yang sampai saat ini masih aktif digunakan tersebut bukan merupakan bangunan cagar budaya.

“Nantinya setelah gedung baru dibangun, wayang orang akan pentas di gedung yang baru tersebut. Selanjutnya, untuk gedung lama akan dijadikan sebagai museum wayang dalam kawasan cagar budaya. Nantinya di satu komplek ini akan ada Museum Radya Pustaka, Keris Nusantara, dan museum wayang," ujarnya.

Dikatakan, mengenai hal ini, , Presiden Joko Widodo sudah menyetujui. Meski demikian, pihak kami belum dapat memastikan kapan rencana tersebut akan mulai direalisasikan.Mengenai status lahan sendiri, dikatakannya, merupakan milik negara. Sesuai dengan Undang-undang (UU) Pokok Agraria Nomor 5 Tahun 1960 bahwa tanah swapraja diserahkan oleh negara.

“Pada pengelolaannya tanah tersebut dibagi tiga, yaitu satu untuk keraton, dua untuk rakyat atau perumahan, dan ketiga untuk negara atau digunakan sebagai ruang publik, seperti kantor dan sekolahan,” katanya.

Ditambahkannya, kawasan Sriwedari dari dulu kebun raja, setelah keluarnya UU Pokok Agraria baru dikuasai oleh pemkot. [antaranews/photo special]