Kompetisi UOB Painting of the Year 2018 Digelar Kembali

ADALAH PT Bank UOB Indonesia belum lama ini meluncurkan Painting of the Year (PoY) 2018, sebuah perhelatan seni tahunan yang mencerminkan dukungan jangka panjang UOB terhadap perkembangan komunitas seni lukis di Indonesia.

Menurut Maya Rizano, Senior VP Strategic Commmunication & Customer Advocacy Head UOB dalam acara launchingnya mengatakan sebagai bagian dari rangkaian program UOB PoY tahun ini, UOB Indonesia akan melakukan rangkaian lokakarya seni kebih dari 20 anak-anak marginal. Kegiatan ini akan melibatkan alumni pemenang UOB PoY di Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Bali.

“Selain itu, UOB Indonesia juga bekerjasama dengan berbagai pakar seni terkemuka serta perupa mapan dalam dialog seni yang akan dilakukan di Bentara Budaya dan Institut Teknologi Bandung. Diskusi ini akan mengulas topik mengenai bagaimana kompetisi seni memainkan peran penting dalam menarik perhatian masyarakat serta mengajak mereka untuk focus pada nilai yang dihasilkan ketika melampaui ruang batas dan waktu,” ujar Maya.

Dikatakan, diharapkan melalui diskusi ini para perupa dapat memperluas perspektif mereka terhadap perkembangan seni local maupun global. Untuk itu, kami mengundang para seniman untuk berpartisipasi dalam kompetisi UOB PoY 2018 yang terbuka untuk pendaftaran bagi kategori seniman professional maupun Pendatang Baru hingga 3 September 2018.

“Seluruh pemenang UOB PoY 2018 akan diumumkan pada 16 Oktober di Jakarta dan hasil 50 karya finalis akan dipamerkan di Gedung A, Galeri Nasional Indonesia mulai 8 hingga 19 November 2019. Pemenangnya akan berkompetisi dengan para pemenang daeri Malaysia dan Thailand untuk merebutkan gelar UOB Southeast Asian PoY,” katanya.

Ditambahkannya, selain itu, pemenang UOB PoY dari masing-masing negara, Indonesia Malaysia, Singapore, dan Thailand akan bekesempatang untuk mengikuti seleksi program residensi seleksi program residensi selama satu bulan di Fukuoka Asian Art Museum di Jepang.

Sementara menurut Pardi Kendi General Director UOB yang mengantikan Kevin Lam, President Director OUB Indonesia mengatakan UOB secara konsisten mendukung perkembangan seni rupa di Asia Tenggara melalui program kompetisi UOB PoY dan diharapkan dapat menciptakan wadah berkarya yang positing dan berkelanjutan, serta memberikan kesempatan bagi perupa Indonesia untuk memperdalam bakat dan potensi mereka agar menjadi inspirasi bagi generai perupa muda berikutnya.

“Kali kedelapan diselenggarakan, UOB POY kami percaya bahwa seni perlu dilestarikan, fokus UOB pada dunia seni kami harapkan dapat memberi dampak positif bagi dunia kreatif Indonesia. Yang jelas kompetisi ini akan menjadi wadah untuk para perupa Indonesia menuju kesuksesan di masa yang akan datang,” ungkap Pardi Kendi. [traveltextonline.com]