Festival Tenun Sumba, Kehadiran Presiden Masih Dikoordinasikan

PRESIDEN Joko Widodo dijadwalkan menghadiri Festival Tenun Ikat Sumba yang akan digelar di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur pada 12-15 Juli 2017.

“Festival Tenun Ikat Sumba mulai digelar 12 Juli, tetapi Presiden dijadwalkan sudah berada di Sumba pada tanggal 11 dan kembali pada 12 Juli,” kata Gubernur NTT Frans Lebu Raya di Kupang.

Festival Tenun Ikat Sumba akan diikuti 2017 penenun di Kabupaten Sumba Barat Daya itu sebenarnya sudah digelar pada akhir Mei 2017 lalu, dan dilanjutkan dengan kegiatan pekan Soekarno pada 1 Juni yang dipusatkan di Ende, tetapi ditunda atas permintaan tuan rumah.

Gubernur telah meminta Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten di Pulau Sumba untuk memastikan kesiapan di daerah.

Sementara Kepala Bidang Promosi Wisata Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT, Eden Klakik yang dihubungi terpisah mengatakan, selain menggelar Festival Tenun Ikat Sumba, juga akan digelar parade kuda Sandelwood se-daratan Pulau Sumba selama sepekan mulai dari 3-12 Juli.

“Parade yang akan diikuti 1001 kuda Sandelwood itu akan dimulai dari Kabupaten Sumba Timur akan melintasi Kabupaten Sumba Tengah, Sumba Barat dan Kabupaten Sumba Barat Daya,” katanya.

Di Kabupaten Sumba Timur akan berlangsung pada 3-4 Juli, Sumba Tengah 5-6 Juli, Sumba Barat 7-8 Juli dan Sumba Barat berlangsung pada 11-12 Juli atau bertepatan dengan kegiatan Festival Tenun Ikan Sumba.

Mengenai kehadiran Presiden Jokowi, dia mengatakan, Presiden dijadwalkan menghadiri acara parade kuda dan festival tenun ikat di Pulau Sumba pada 11-12 Juli. "Dari jadwal sementara, Presiden akan ke Sumba pada 11 Juli. Bermalam di Pulau Sumba. Keesokan harinya 12 Juli baru kembali ke Jakarta.

Namun, jadwal pasti mengenai kunjungan Presiden ke Pulau Sumba masih terus dikoordinasikan dengan Menteri Sekretaris Negara, kata Eden Klakik. [antaranews/photo special]