Sampah di Pulau Komodo Kini Sudah Jadi Perhatian UNESCO

TERNYATA masalah sampah di lokasi wisata Indonesia kembali menjadi sorotan dunia. Kali ini, UNESCO menyoroti sampah di Taman Nasional (TN) Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) NTT Abed Frans mengatakan masalah sampah di TN Komodo sudah menjadi sorotan PBB karena hingga kini masih belum tuntas. Selama ini, wisatawan mancanegara (wisman) memang paling mengeluh soal sampah di TN Komodo. Masalahnya sekarang belum teratasi juga sehingga UNESCO pun kini sudah mulai menyoroti.

“Para wisatawan menyampaikan pengalaman mereka menyelam di perairan TN Komodo pada tahun-tahun sebelumnya mendapati pemandangan yang berbeda dengan kondisi sekarang. Kasihan wisatawan yang spesialis menyelam dan berselancar. Bukannya pemandangan bawah laut indah yang mereka dapati tapi malah sampah dan dampak kerusakan ekosistem yang dijumpai," ujarnya.

Dikatakan, jika persoalan ini tidak ditangani lebih serius oleh Pemerintah Daerah (Pemda) maupun otoritas terkait, saya khawatir kerusakan yang terjadi di habitat Komodo itu akan mencapai titik kritis. Saya meminta adanya pengawasan intensif terhadap kawasan perairan serta penerapan aturan yang tegas terhadap aktivitas nelayan yang tidak ramah lingkungan.

“"Ini bukan lagi persoalan sepele mengingat dunia pun sudah menyoroti. Jika tidak diatasi, maka dampak selanjutnya wisatawan akan berpindah ke lokasi selam atau selancar lainnya. ASITA memastikan siap membantu otoritas terkait bisa mengatasi masalah sampah tersebut,” katanya. [llustrated/photo special]