Bappenas-Metropoli Kerjasama Kembangkan Sepuluh Destinasi Wisata

BADAN Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Fundacion Metropoli bekerjasama untuk mengembangkan sepuluh destinasi wisata baru di Indonesia.

Kerjasama keduanya diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman tentang Solusi Bersama Kota dan Wilayah yang Berkelanjutan di Indonesia oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang P.S. Brodjonegoro bersama Pendiri dan Presiden Kehormatan Fundacion Metropoli Alfonso Vegara.

Menurut Bambang mengatakan, Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya perencanaan wilayah. Saat ini, pemerintah berupaya untuk menciptakan 10 Bali baru. Presiden sangat ingin di awal perencanaan wilayah, Bappenas membuat pemetaan yang sangat komprehensif dan berkelas dunia.

"Kita berharap dengan keterlibatan Fundacion Metropoli ini dapat membantu Indonesia untuk menciptakan sepuluh daerah wisata baru yang akan menarik para wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Indonesia. Untuk itu, kita akan mulai dengan Bintan," ujar Bambang.

Dikatakan, adapun lima area kerjasama yang termasuk dalam nota kesepahaman tersebut antara lain Knowledge Co-Creation in Urban Solutions, Sustainable Cities and Communities Policy Networking, Joint Fellowship Progamme, Indonesia Futrure Regional and Cities Lab Alliance, dan Piloting Project (Incubation) of Sustainable Cities and Regions Concept.

“Fundacion Metropoli merupakan konsultan asal Spanyol yang ahli dalam perencanaan kota dan wilayah dengan mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi dan potensi yang dimiliki oleh wilayah tersebut. Konsultan yang menerima banyak penghargaan dari PBB, Uni Eropa, dan Dewan Perencana Spasial Eropa ini juga mahir dalam merancang, memvisualisasi, dan memproyeksikan bagaimana perkembangan wilayah ke depannya,” katanya.

Ditambahkannya, saya sendiri sangat optimis kerjasama tersebut dapat berhasil, dan tidak terkecuali untuk menghasilkan daerah wisata di Indonesia Timur. Karena Fundacion Metropoli telah berhasil membuat basework untuk Bintan, ini saatnya untuk mengimplementasikan perencanaan yang lebih detail. Setelah itu, kita akan mulai apakah untuk mendapatkan potensial investor atau pemerintah akan muncul dengan skema pembiayaan alternatif.

Sementara Deputi Bidang Pengembangan Regional Bappenas Rudy Soeprihadi Prawiradinata menambahkan Fundacion Metropoli memiliki metodologi yang bagus untuk merancang suatu wilayah. Untuk itu, kita sangat tertarik, apalagi kita punya rencana untuk mengembangkan 10 destinasi wisata. Kita mencoba menggunakan approach yang sama. [antaranews/photo special]