Menjajal Penginapan Konsep Moslem Friendly di Gili Trawangan

ADA rencana menghabiskan waktu santai dan liburan di Gili Trawangan yang terbayang tentu pulau eksotis yang identik dengan pesta dan kehidupan malamnya? Nah, di Trawangan, wisatawan bisa memanjakan diri dengan segala pesona alam dan juga keindahan alam bawah lautnya.

Menariknya, di tengah pulau yang identik dengan kehidupan malam, ada satu penginapan yang 'nyeleneh' dibandingkan dengan penginapan lainnya di kawasan tiga gili. Villa Bella namanya, letaknya tidak jauh dari pelabuhan Gili Trawangan, sekitar sepuluh menit berjalan kaki.

Vila yang dijadikan penginapan ini dimiliki dua investor muslim asal Perancis keturunan Aljazair yakni Foued dan Fairuz. Konsep utama Villa Bella adalah Moslem Friendly, salah satunya dengan tidak menyediakan minumal beralkohol (minol) di penginapannya.

"Kami menawarkan alternatif untuk wisatawan Muslim untuk menjadi alternatif akomodasi yang ramah Muslim dan tidak menyediakan minuman beralkohol," ujar Andy Hairuny, General Manager Villa Bella.

Andy memaparkan, manajemen menawarkan kelapa muda dan jus bagi para tamu sebagai ganti minuman beralkohol. Hal ini juga sudah ia sampaikan kala berkomunikasi dengan calon tamu saat hendak memesan kamar melalui aplikasi online. Hal tersebut juga tetap konsisten diterapkan ketika ada perayaan event seperti pernikahan atau lamaran yang menjadikan Villa Bella sebagai lokasinya.

Tak hanya minuman alcohol, Villa Bella juga tidak menyediakan layanan makanan nonhalal seperti masakan yang mengandung babi. Selain itu, penginapan yang sudah beroperasi sejak 2012 ini juga menyiapkan fasilitas ibadah seperti sarung dan Alquran bagi wisatawan Muslim. Sedangkan arah kiblat, selalu ditunjukan saat proses check-in.

"Ada juga layanan membangunkan tamu jika ingin shalat tahajud dan juga shubuh," tambahnya.

Vila Bella menawarkan tiga tipe kamar, dengan kolam renang pribadi atau yang tanpa kolam renang. Ukuran vila dan kamar cukup luas bagi tamu yang datang bersama keluarga atau kerabat. Fasilitas lain meliputi teras, balkon, dan ruang makan. Masing-masing vila juga dilengkapi dengan TV layar datar, minibar, lemari es, kamar mandi pribadi dengan shower serta pengering rambut.

Lokasi Vila Bella ini juga terbilang strategis lantaran hanya berjarak 300 meter dari lokasi Konservasi Penyu Gili Trawangan, 900 meter dari Pasar Seni Gili Trawangan, dan hanya 500 meter dari Masjid Baiturahman.

"Kami ingin ada alternatif kepada wisatawan muslim, di mana mereka bisa menjalankan keyakinan dan larangan sekaligus berlibur, jadi tanpa merasa was was ataupun khawatir untuk memghabiskan waktu liburan di Gili Trawangan," kata Andy.

Vila yang mengusung konsep bangunan tradisional modern ini memiliki 12 unit ruangan yang terdiri atas private pool vila dengan satu kamar tidur, satu kamar mandi, dan satu kolam renang malam; family private pool dengan dua kamar tidur, tiga kamar mandi, dan satu kolam renang; dan deluxe sea view tanpa kolam renang. Tarif yang ditawarkan berkisar Rp1,5 juta hingga Rp3,5 juta per malam.

Konsep Moslem Friendly yang diterapkan di Villa Bella ini terbilang sukses. Rata-rata tingkat hunian kamar Vila Bella mencapai 80% meski tak menyediakan bir dan anggur serta makanan non-halal. Tamu yang menginap cenderung beragam, mulai dari Australia, Perancis, Jerman Norwegia, Cina, Malaysia, Singapura, dan sejumlah negara Timur Tengah. [bisnis.com/photo special]