Menata Kota Pelabuhan Menjadi Wisata Heritage Ala Fremantle

PEMERINTAH Kota Fremantle di Perth Australia Barat memamerkan bagaimana mengelola sebuah kota pelabuhan berbasis heritage agar terus menjadi tujuan para wisatawan domestik maupun internasional.

Ada ratusan bangunan bersejarah ada di dalam kawasan City of Fremantle. Sebanyak 12 situs utama berada di kawasan timur zona tengah kota, yakni sekitar Queen Street antara Stasiun Kereta Api Fremantle dan Kings Square.

Menurut Senior Planning Project Officer City of Fremantle, Paul Trotman mengatakan Kota Fremantle telah menfokuskan diri untuk merevitalisasi pusat kota melalui sejumlah kebijakan yang ramah investasi guna meningkatkan kepercayaan investor.

Hal ini berdampak pada perubahan kota ini yakni berkembangnya hotel, ritel, perumahan dan komersial area sesuai dengan masterplan. Hasilnya, sekitar 1,3 juta wisatawan datang ke kota ini baik melalui darat atau bandara serta cruise.

"Kami juga meningkatkan batas ketinggian bangunan di 12 situs yang tidak masuk daftar warisan dalam area CBD Fremantle guna mendorong pembangungan yang berkualitas dan meningkatkan perekonomian," ujarnya.

Dia mengatakan Kota Fremantle dan Pemerintah Negara Bagian Australia Barat sangat mendukung pembangunan ulang secara intensif dan berkala untuk memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kemakmuran Fremantle.

"Kami berkomitmen untuk terlibat bersama para pengembang yang juga ingin menjadi bagian dari visi Fremantle untuk menjadi kota modern, perpaduan bangunan lama dan baru yang benar-benar unik," katanya. [bisnis.com/photo special]