Antisipasi Pelemahan Okupansi, PHRI Pacu Kunjungan Wisman

PHRI untuk mengantisipasi lemahnya daya beli domestik dan pemangkasan belanja pemerintah, kalangan pelaku industri perhotelan terus menyasar peluang bisnis baru yakni dengan menggenjot jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman).

Menurut Ketua Umum PHRI Hariyadi Sukamdani mengatakan pada semester awal tahun ini, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) sempat mencatat okupansi hotel masih bergerak lesu sekitar 65%. Sebagai gantinya, okupansi paruh akhir tahun ini diperkirakan mampu mencapai 70%-75%.

“Para pelaku usaha harus bekerja ekstra dengan menggandeng pelaku di segmen pariwisata karena menjualnya tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Hal lain yang bisa dilakukan dengan menciptakan atraksi baru untuk memacu kedatangan wisman sehingga okupansi hotel pun menjadi meningkat,” ujar Hariyadi Sukamdani.

Dikatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik, realisasi kunjungan wisman hingga semester I/2017 mencapai 6,48 juta atau 43,2% dari target 2017. Adapun, lima besar kunjungan wisman masih didominasi oleh China dengan kontribusi 15,3 menjadi 991.625, diikuti oleh Singapura 713.300, Malaysia 594.636, Australia 576.497, dan India 234.506. [bisnis.com/photo traveltext]