You are here

Bandar Udara Labuan Bajo Komodo Diperluas

LABUAN Bajo, kota di bagian barat Flores yang merupakan titik keberangkatan ke Taman Nasional Komodo saat ini sedang sibuk membangun dan memperluas Bandar Udara (bandara) Komodo. Pengembangan tersebut dipredikasi akan selesai awal September 2013.

Bandara Komodo memiliki panjang landasan pacu 2.150 meter dan mampu mengakomodasi pesawat berbadan seperti Boeing 737. Seperti disampaikan Kepala Bandara Labuan Bajo, Fuadani, bahwa saat ini bandara tersebut hanya memiliki panjang landasan pacu 1,850 meter dan hanya mampu mengakomodasi pesawat berbadan kecil dengan kapasitas penumpang sebanyak 50 orang seperti ATR 72s, Fokker 50s dan MA60s.

Selain itu, bangunan bandara juga masih sederhana dan akan dipercantik. Untuk memperpanjang landasan pacu, dua bukit yang berada di dekat bandara yaitu Bukit Kelumpang dan Bukit Cinta akan diratakan. Proses perataan bukit tersebut akan segera rampung.

Saat sudah beroperasi, nantinya Bandara Labuan Bajo Komodo mampu mengakomodasi sebanyak 700 penumpang dari sebelumnya yang hanya 400 penumpang. Dengan kapasitas bandara yang sudah ditambahkan, nantinya maskapai penerbangan dengan kapasitas yang lebih besar dapat terbang ke Labuan Bajo sehingga tiket pesawat untuk tujuan diperkirakan akan turun dari sekarang Rp1.400.000,- dari Bali, menjadi Rp500.000,-.

Beberapa tahun terakhir, Pulau Komodo mengalami peningkatan kunjungan wisatawan. Mereka begitu ingin menyaksikan langsung hewan komodo di habitat aslinya atau melajutkan dengan menjelajah keindahan alam Flores. Untuk mendukung antusiasme kunjungan ini maka sejumlah hotel berbintang sudah dibangun di Labuan Bajo. Pada September 2013, Komodo dan pulau-pulau di Provinsi Nusa Tenggara Timur juga akan menjadi tuan rumah Sail Komodo 2013, yaitu kegiatan perlayaran dari Darwin di Australia ke Singapura melalui perairan Indonesia. [photo istimewa]

Add new comment