Maskapai Scoot Siap Hadapi Persaingan di Indonesia

MASKAPAI penerbangan Scoot yang secara khusus bidik pasar anak muda Indonesia yang cukup besar menjadi salah satu pasar potensial untuk mengembangkan bisnisnya di Tanah Air. Maskapai penerbangan Singapura tersebut memang dikenal sebagai maskapai penerbangan bertarif rendah yang melayani penerbangan jarak menengah hingga jauh.

Menurut Vinod Kannan, Chief Commercial Officer Scoot mengatakan, pihak kami menyasar target pasar anak muda yang suka bepergian untuk istirahat dari rutinitas. Meski memposisikan diri sebagai maskapai dengan tarif penerbangan yang rendah, Scoot tetap memiliki kompetitor lokal dari Indonesia. Semua maskapai penerbangan sebenarna kompetitor kita, tetapi yang utama itu Jet Star, Air Asia, Lion Group.

“Supaya tetap bisa bersaing, Scoot memposisikan diri pada segmen market anak muda yang memiliki kebutuhan spesifik, yakni berlibur. Scoot juga memasang strategi lain dengan terus menjaga kualitas pelayanan pada penumpang, melakukan branding, dan mematok tarif penerbangan yang kompetitif,” ujarnya.

Dikatakan, pada penghujung tahun ini, Scoot kembali membuka rute penerbangan di Indonesia, tepatnya di Palembang yang penjualan tiket promonya mulai efektif pada 23 Oktober 2017 sampai 5 November 2017 dengan harga yang dibanderol Rp110.000. Penerbangan perdana tersebut bakal dilakukan mulai 24 Maret 2018.

“Scoot juga melayani penerbangan non-stop ke Jeddah melalui Singapura dengan paket full service yang terdiri dari kursi standar, bagasi cuma-cuma 30 kg, bagasi kabin 10 kg, makanan halal, bagasi air zam-zam dengan armada 787 dreamliners milik maskapai penerbangan Scoot,” katanya. [photo special]