Kuartal III 2017, Laba Operasional Singapore Airlines Tumbuh 12,6%

GROUP Singapore Airlines (SIA) mencatatkan laba operasional sebesar S$ 330 juta pada kuartal-III 2017. Angka ini naik 12,6% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Menurut Glory Henriette, Manager Public Relations Singapore Airlines mengatakan pendapatan group juga naik S$230 juta dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi S$4.077 juta. Sementara itu, laba operasional SilkAir tercatat turun sebesar S$11 juta dibandingkan tahun lalu. Total pendapatan naik S$12 juta, tumbuh 4,5% dibanding periode yang sama tahun 2016.

“Selama kuartal III-2017, Group SIA mencatat laba bersih sebesar S$286 juta, tumbuh 61,6% dibanding periode yang sama tahun lalu. Hal ini didorong oleh laba operasional yang lebih tinggi yaitu S$37 juta yang didorong oleh adanya write-down dari brand dan trademark TigerAir yang dilakukan pada tahun lalu sebesar S$79 juta," ujar Glory.

Dikatakan, induk maskapai penerbangan ini akan menerima tiga armada A350-900 untuk bergabung dengan layanannya. Satu pesawat A380-800 New juga telah diterima dan dipergunakan untuk penerbangan ke Sydney, sementara dua pesawat A380-800 akan dikeluarkan dari layanan untuk mempersiapkan pengembalian sewa (lease return).

“Kemudian, satu pesawat 777-200ER dikeluarkan dari layanan dan akan disiapkan untuk penjualan. Singapore Airlines juga memperkenalkan A380 yang telah ditingkatkan untuk penerbangan ke London dan Hong Kong pada penerbangan tertentu sejak tanggal 16 dan 18 Februari 2018. Pada musim operasi Northern Summer atau 25 Maret 2018 hingga 27 Oktober 2018, layanan ke Cape Town melalui Johannesburg akan meningkat menjadi layanan harian untuk memenuhi permintaan,” katanya.

Dikatakan, sebelumnya, layanan ke destinasi tersebut hanya tersedia 4 kali seminggu. Sementara itu, Dusseldorf juga akan dilayani sebanyak empat kali seminggu, meningkat dari frekuensi tiga kali mingguan sebelumnya. Peningkatan layanan penerbangan juga dilakukan di Hanoi. Kini menjadi 10 penerbangan dalam seminggu karena mendapat transfer sebagian dari SilkAir.

“Secara total, portofolio maskapai penerbangan di Grup SIA (termasuk SilkAir, Scoot dan SIA Cargo) akan melayani penerbangan ke 137 destinasi di 37 negara dan wilayah, termasuk Singapura. Sedangkan khusus Singapore Airlines melayani 62 destinasi di 32 negara,” ungkapnya. [kontan.co.id/photo special]