Asia-Pasifik Pasar Utama Airbus, Serap Setengah Penjualan 2017

PERUSAHAAN manufaktur pesawat terbesar di Eropa, Airbus, menilai kawasan Asia Pasifik sebagai pasar utama dengan 367 pesawat baru disediakan untuk 50 operator penerbangan di kawasan ini selama 2017.

Menurut Airbus Executice Vice President Eric Schulz, dalam siaran persnya mengatakan kawasan Asia Pasifik adalah pasar utama bagi Airbus karena telah berkontribusi hingga sepertiga total backlog, sepertiga total pemesanan, dan sepertiga total armada produk Airbus yang beroperasi saat ini.

“Berdasarkan data Airbus, penyerahan 367 pesawat kepada operator di kawasan Asia Pasifik juga mencakup lebih dari setengah total penyerahan pesawat Airbus di seluruh dunia (718 unit) selama tahun 2017. Jumlah tersebut termasuk penyerahan hampir 100 pesawat lorong ganda serta bergabungnya A350 XWB ke tiga operator berbeda, dan penyerahan ini dilakukan langsung kepada maskapai atau melalui perusahaan penyedia jasa sewa pesawat,” ujarnya.

Dikatakan, pada tahun 2017, Airbus juga memenangi bisnis baru paling banyak di kawasan Asia Pasifik. Perusahaan memperoleh 65% pangsa pasar dengan total 100 pesanan baru dari tujuh pelanggan. Pencapaian ini menambah backlog perusahaan hingga 2.000 pesawat mencakup sepertiga dari keseluruhan backlog global.

“Menurut prakiraan, Asia-Pasifik akan menyumbang hingga 46% permintaan global atas pesawat lorong ganda. Airbus berada di posisi yang tepat untuk memanfaatkan potensi ini karena perusahaan telah meraup 60% backlog pesawat lorong ganda di Asia-Pasifik,” katanya. [antaranews/photo special]